free image hosting
Advertised by COBHotSpot
  • B E R A N D A
  • Sambut Tamu Tujuh Negara, Tunjukkan Jati Diri Tau Samawa !

    Posted by Redaksi on July 28 2010 Add Comments

    Hebat KSB ! Memasuki usia ke tujuh tahun Kabupaten Sumbawa Barat, sebanyak tujuh  Negara, Maroko, Vietnam, Afghnistan, Laos, Timor Leste, Palestina dan Bangladesh ditambah utusan dari  daerah Aceh, Jambi, Banten, Kalteng, NTT, Sulteng, Maluku Utara, dan Sulawesi Selatan akan “bertamu” ke Kabupaten Sumbawa Barat.

    System penanganan kesehatan ibu dan anak (KIA) di Sumbawa Barat dinilai unggul menjadi alasan tujuh Negara itu mendatangi kita. Rasa bangga pasti ada di dalam sanubari kita. Namun, tidak cukup dengan rasa bangga saja. Paling tidak kita harus menunjukkan jati diri “Tau Samawa”. Memberi rasa aman, memberi informasi positif dan terakhir menunjukkan ramah-tama kepada tamu yang berkunjung. Mengapa ?. Alasannya, selain menunjukkan kepribadian yang positif, sekaligus promosi wisata yang strategis.

    Apapun yang kini bergulir di Sumbawa Barat biarkan saja terus bergulir. Sebab, itu semua adalah dinamika. Namun, setidaknya di saat “tamu” berada di sini di bumi pariri lema bariri  semua kita harus memberikan rasa aman. Mengapa kita perlu memberikan rasa aman ? jawabannya sederhana saja. Para tamu kita akan betah dan ketika pulang akan menceritakan sisi lain kehidupan sejati warga KSB yang menunjukkan rasa aman.

    Jati diri Tau Samawa memberikan rasa aman, sebenarnya akan mengesankan kalau kita telah siap untuk menjadi incaran investor. Bayangkan saja, kalau para duta Negara itu ketika sampai di negaranya bercerita tentang rasa aman yang telah kita tunjukkan akan menggerakkan hati mereka untuk kembali datang ke KSB, siapa tahu untuk kepentingan bisnis dengan pemerintah KSB. Sebab, di mana-mana rasa aman itu prasyarat investasi dikembangkan di suatu daerah. Jadi, tidak ada pilihan bagi kita memberikan rasa aman kepada tamu yang akan berkunjung ke “rumah” kita.  Jika kita ribut pada saat tamu berada di KSB, sama dengan kita tidak menghargai tamu. Dalam pandangan Islam tamu sangat istimewa. Bahkan menjadi indicator keimanan seseorang. Dalam hadist Nabi ditegaskan bahwa orang yang tidak memuliakan tamu dikatagorikan orang yang tidak beriman. Sampai di sini tamu yang akan berkunjung ke KSB harus dijamin aman oleh kami, anda dan  kita semua warga Sumbawa Barat. Sejenak kita tinggalkan kepentingan dan egoisme pribadi. Kita harus sepakat untuk memberikan rasa aman bagi tamu yang berkunjung titik. Sebab, tamu yang datang  itu adalah tamu pemerintah dan tamu kita semua.

    Di samping memberi rasa aman, jati diri Tau Samawa lainnya memberikan informasi terbuka dan positif kepada para tamu. Sedapat mungkin  kami, kita semua untuk terbuka memberikan informasi. Ceritakan tentang  budaya di KSB,  karapan kerbau, karapan ayam dan lainnya. Tunjukkan bahwa kita kaya Sumber Daya Alam. Namun, belum semuanya dikelola.  Informasikan kepada tamu kita bahwa panorama pantai di Bumi Pariri Lema Bariri itu indah dan menawan. Warga KSB yang taat beragama. Tidak suka berkelahi. Sebab, di daerah kita tidak ada perang kampung.

    Kemudian jati diri ketiga Tau Samawa menunjukkan keramahtamaan kepada tamu. Tunjukkan kepada mereka kalau kita memiliki kepribadian luhur. Berakhlak mulia. Kita praktekkan dalam menjamu dan melayani mereka dengan ikhlas. Bagi pejabat Pemerintahan yang akan menjamu mereka jangan menunjukkan muka masam. Berilah senyuman  sebagai tanda keramah tamahan.

    Dengan demikian, para tamu yang datang ke KSB nantinya ketika pulang akan membawa oleh-oleh dan menceritakan kepada rekan, kerabat dan keluarga mereka bahwa orang KSB adalah orang yang memberikan rasa aman, terbuka dan ramah tama kepada tamu.  Menunjukkan sikap seperti ini setidaknya menjadi awal bagi peningkatan kunjungan wisata ke KSB dari ketujuh Negara tadi. Kalau jati diri Tau Samawa itu mampu dipraktikkan berarti kita telah melakukan promosi wisata kepada tujuh Negara sekaligus tanpa mengeluarkan biaya yang cukup besar. Semoga. (*)

    Leave a Reply