Taliwang, KOBAR
Untuk mengantisipasi gelombang besar yang sewaktu-waktu mengancam pemukiman warga Desa Labuhan Lalar, meminta Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat untuk segera membangun pemecah ombak.
Kejadian gelombang besar yang menghantam wilayah pantai Desa Labuan Lalar dalam dua kasus belakangan ini membuat warga panik. Kejadian terakhir yang membuat beberapa rumah diterjang ombak.
”Pemda diminta segera mencari solusi untuk meminimalisir dampak yang disebabkan gelombang yang setiap tahun terjadi itu. Jangan hanya memberi bantuan tetapi perlu dipikirkan langkah antisipatif,” pintah Ahmad S.Ag, salah seorang tokoh masyarakat Labuhan Lalar.
Menurut Ahmad, pada tahun 2007 lalu kasus awal gelombang menghantam pemikiman penduduk, Pemda pada saat itu berjanji akan membuat pemecah ombak di pantai Labuhan Lalar, namun hingga sekarang janji itu tidak kunjung terealisasi. Bahkan, bulan April lalu, saat gelombang pasang kembali terjadi janji serupa juga dicetuskan, tetapi faktanya tidak kunjung ditepati Pemda.
“Tidak ada alternative lain, kecuali membangun pemecah ombak. Sebab, warga yang dipindah saat ini bukan solusi tuntas, tetapi bibir pantai Labuhan Lalar itu tetap diincar gelombang jika dibiarkan tidak ada penanganan,” demikian tandas Ahmad S.Ag. (Kas)






