Taliwang, KOBAR
Dukungan masyarakat nasional kepada Bupati Sumbawa Barat, DR. KH. ZulkifliMuhadli, SH, MM, tidak bisa dipungkiri semakin menguat, tapi bukan untuk suksesi pemimpin dalam Pilkada 2010 nanti, ini dibuktikan Kyai Zul pada forum-forum nasional, setelah beberapa minggu lalu terpilih sebagai Wakil Ketua Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Se-Indonesia-red) Bid. Hubungan luar Negeri. Pada hari Jum’at (11/12), pekan lalu Kyai Zul kembali terpilih menjadi ketua Perhimpunan Kabupaten Penghasil Pertambangan Kontrak Karya Seluruh Indonesia.
Dikatakan oleh Plt. Kabag Humas dan PDE, Najamuddin Amy, S. Sos, MM, setelah melalui musyawarah dengan perwakilan Kabupaten Penghasil Tambang Kontrak karya, pertemuan dilaksanakan di Hotel Kartika Plaza, Denpasar-Bali ini, Bupati KSB terpilih untuk mengemban amanah sebagai ketua perhimpunan.
“Alhamdulillah, Pak Bupati sudah dipilih jadi ketua Perhimpunan, Kabupaten Penghasil Tambang untuk seluruh Indonesia,” ungkap Najam.
Menurutnya, ini merupakan wujud kepercayaan dan pengakuan yang tinggi kepada Bupati KSB, atas komitmen dan kesungguhannya untuk memajukan daerah yang kaya secara SDA, tapi kesejahteraan masyarakat tidak sebanding.
“Ini merupakan tanggung jawab besar yang harus diemban beliau, sehingga dukungan masyarakat KSB sangat beliau butuhkan,” terangnya lagi.
Berbagai prestasi yang diraih, lanjut dia, merupakan prestasi yang harus diapresiasi oleh seluruh masyarakat, karena beliau sudah mengangkat KSB di mata nasional dan internasional.
“KSB patut bangga dengan prestasi Bupatinya, ini prestasi yang akan mengangkat nama Sumbawa Barat di kancah nasional maupun internasional,” jelas Najam.
Selain itu, ini adalah bentuk perjuangan Bupati dalam membangun bargaining (nilai tawar-red) Pemda dalam kerangka desentralisasi untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat yang dibuktikan dengan suksesnya berbagai upaya menuntut hak masyarakat atas perusahaan tambang.
“Contohnya, keberhasilan divestasi KSB dan mitra kerja dengan NNT, ini yang dilihat oleh kabupaten yang hadir di Bali,” tegasnya lagi.
“Semoga ini akan menjadi kebaikan untuk masyarakat Bumi “Pariri Lema Pariri” ke depannya, sesuai dengan tujuan yang telah beliau katakan, “kesejahteraan dan ada nilai tawar,” Demikian, Najam. (Kad)






