Kapolres KSB : Perlu Partisipasi Masyarakat
Taliwang, KOBAR
Melihat situasi dan suhu politik yang semakin menghangat menjelang Pilkada 2010, Polres Sumbawa Barat, telah mempersiapkan berbagai strategi dan antisipasi untuk menjaga serta melancarkan kelangsungan pesta demokrasi rakyat daerah. Demikian, disampaikan oleh, Kapolres KSB, AKBP. Hadi Gunawan, SH, S.IK, saat ditemui KOBAR di ruang kerjanya, Rabu (9/12) lalu.
Dijelaskannya, ini merupakan respon serta patisipasi pihak kepolisian sebagai pengayom masyarakat dalam menyiapkan pesta demokrasi, karena ada tujuan secara sosial, yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan dan menciptakan iklim investasi yang sehat.
“Tapi selama ini kita sibuk dalam mengatasi masalah, di berbagai kontek kehidupan masyarakat,” jelas Hadi.
Sehingga, menurutnya, dalam membangun keamanan dan kondusifitas, peran serta partisipasi aktif masyarakat dalam bekerjasama dengan pihak kepolisian sangat menentukan berbagai langkah yang dicapai bersama. Dihimbaunya, kepada LSM, Tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan pemuka masyarakat dari tingkat atas hingga paling bawah juga ikut bersama kepolisian.
“Tidak mungkin rasanya kepolisian membuat aman, sportif dan lancar Pilkada nanti, tanpa peran serta seluruh lapisan masyarakat,”tandasnya lagi.
Memang, tegasnya, Polres Sumbawa Barat sebenarnya sudah mampu, dan memang diharuskan mampu, secara mandiri untuk melayani masyarakat KSB, tapi melihat situasi politik yang akan terjadi, perhatian masyarakat terfokus untuk mencari calon pimpinan, sehingga cenderung tidak mengindahkan apa-apa, sehingga pembangunan dengan mudahnya dihancurkan.
“Untuk mengantisipasi keadaan yang emergency kami sudah meminta bantuan Brimob 1 kompi, ya, tentu personil di sini disiapkan 240 orang,” terang Hadi.
Dia menilai, masyarakat Sumbawa Barat dalam Pilkada akan datang sudah cukup dewasa untuk menilai mana yang anarkis, dan mana kontruktif, sehingga pihak kepolisian hanya akan memantau saja, tanpa memberikan intervensi yang terlalu jauh.
“Saya melihat masyarakat Sumbawa Barat selama ini sudah cukup mengerti bagaimana menciptakan suasana aman, apalagi ada pembangunan berbasis RT,” pujinya.
Adapun strategi yang sudah disiapkan, meliputi persiapan personil Polres Sumbawa Barat, mempersiapkan bantuan untuk pengamanan berlapis, melakukan komunikasi dengan seluruh tokoh masyarakat lewat pesan singkat, mendorong agar masyarakat ikut terlibat dalam menjaga keamanan, menciptakan kondisi yang aman lewat sosialisasi media cetak dan media elektronik.
“Saya sudah persiapkan semuanya, serta planning cadangan sebagai antisipasi, dan tentu yang penting membentuk pola pikir masyarakat,” demikian, Kapolres KSB. (Kad)






