free image hosting
Advertised by COBHotSpot
  • B E R A N D A
  • Lampaui Target Pungutan PBB, KSB Kembali Dapat Insentif

    Posted by Redaksi on December 4 2009 Add Comments

    Kabid. Pendapatan : Untuk Intensifikasi Juru Pungut

    Menjadi kebanggaan tersendiri, Tahun ini Kabupaten Sumbawa Barat mendapat insentif dari hasil pelampauan target pemungutan PBB, ini bukan yang pertama kali, tetapi yang ke-4 kalinya, Bumi Pariri Lema Bariri meraih prestasi ini.

    Meski tidak seberapa, namun insentif ini merupakan buah kerja keras Pemda yang patut diapresiasi.

    Tahun 2009 ini, Dana insentif kembali diraih oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat atas prestasi dan keberhasilan pelampauan target dalam memungut pajak PBB dari masyarakat di sektor kota/desa, dari pemeritah pusat, demikan, dikatakan oleh Kabid Pendapatan DPPKA KSB M. Taufik Dirjawijaya, SE, MM saat ditemui KOBAR di kantornya, Rabu, 2/12 lalu.

    Menurutnya, ini merupakan prestasi luar biasa dan kembali diraih oleh Pemda Sumbawa Barat dalam menarik pungutan pajak dari masyarakat di sektor PBB, dan ini merupakan tahun ke-4 keberhasilan yang sama dicapai.

    “Ini merupakan prestasi yang kembali diraih oleh KSB, setelah dalam 4 tahun ini berhasil menarik pajak sektor PBB dari masyarakat, untuk tahun ini di NTB hanya ada dua Kabupaten yaitu KSB dan Kota Mataram,” terang Taufik.

    Dana insentif ini, lanjutnya, dimasukkan ke dalam APBD KSB, karena dana seperti ini sesuai Undang-Undang Nomor 33, tentang perimbangan keuangan daerah, dana ini merupakan hak pemerintah daerah untuk mengaturnya.

    “Hadiah ini dimasukkan ke dalam kas daerah, dan dana seperti ini sudah diatur oleh UU No. 33, tetang perimbangan keuangan daerah, bahwa Pemerintah daerah berhak mengatur alokasinya,” papar, Taufik.

    Insentif ini merupakan satu bentuk apresiasi pemerintah pusat yang diberikan kepada setiap daerah yang berhasil melampaui target dalam hal memungut pajak, dengan kisaran insentif sebesar 8 ratus juta hingga 2 miliar rupiah.

    “Saya pikir ini merupakan sebuah bentuk apresiasi serta motivasi yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada semua daerah yang dinilai sudah melampaui target dalam pemungutan pajak, dan tahun ini, kita mendapatkan 8 ratus juta,” tandas Taufik.

    Lalu dana ini akan dialokasikan kemana dan kepada siapa?, ditegasnya, bahwa insentif ini dialokasikan kembali dalam APBD untuk menunjang intensifikasi pemungutan pajak di KSB, memberikan insentif kepada juru pungut berprestasi, serta biaya operasional mereka.

    “Alokasinya, sesuai yang diinstruksikan Bupati, diberikan sebagai reward berupa insentif kepada juru pungut berprestasi, dan tentu untuk biaya operasional mereka,” katanya menjelaskan.

    Untuk tahun 2009 dana insentif ini, jelas Taufik, belum disalurkan. Tapi, sudah direncanakan bahwa akan diadakan studi banding ke daerah-daerah yang memiliki kinerja lebih baik dari KSB, supaya ada peningkatan secara kualitas buat Sumbawa Barat ke depan, yang akan diikuti oleh, juru pungut berprestasi, kepala desa berprestasi, dan Bendaharanya.

    “Untuk tahun ini hadiah itu belum cair, tapi sudah direncanakan akan digunakan untuk melakukan studi banding ke daerah yang secara kinerja lebih bagus. Juru Pungut, Kepala Desa, dan Bendahara berprestasi akan diikut sertakan, diharapkan nantinya ada peningkatan dalam kinerja aparatur kita, dan saya bersyukur dengan kinerja juru pungut kita yang bagus,” timpal, Taufik.

    Selain gaji, ditambahnya, bagi juru pungut telah diberikan porsentase dari jumlah pungutan sebagai konsekwensi tugasnya, dan selama ini para juru pungut telah diberikan fasilitas yang lengkap, antara lain, sepeda motor, biaya penyampaian struk, dan upah pungut. ****

    Leave a Reply