Taliwang, KOBAR
Sempat menjadi misteri dalam Pilkada 2010, akhirnya satu demi satu mulai terkuak seiring waktu, di hari Idul Adha pekan lalu, Kyai Zul mendeklarasikan Mala Rahman sebagai pendampingnnya, lewat koalisi Adha. Hari ini, Rabu (2/12), kembali satu misteri yang ditunggu-tunggu publik, yaitu deklarasi paket Andi Aziz, dengan pasangan yang masih rahasia dan diumumkan saat deklarasi, lewat beberapa partai yang mengusung bernama koalisi perubahan.
Adapun partai yang menyokong paket pasangan ini antara lain, Partai Demokrat, PPD, dan PDP.
Dikatakan oleh Ketua DPC PPD, M. Syahril Amin, kepada media bahwa kemungkinan besar calonnya berasal dari Seteluk dari kalangan birokrat, yang akan diumumkan di Karang Motong, kediaman H. Andi Azizi Amin, memang sempat direncanakan mendeklarasikan di Seteluk, karena menilai pada Pilkada lalu Andi Azizi memiliki suara mutlak di kecamatan Seteluk, namun Tim Pemenang Kabupaten (TPK) meminta agar dilakukan di Ibukota saja.
“Lokasi untuk mendeklarasikan pasangan Andi Aziz rencananya di Seteluk, namun permintaan TPK akhirnya dipilih Taliwang, tapi yang jelas pasangan Andi Azizi adalah figur dari seteluk, jadi saya minta maaf kepada masyarakat Seteluk,” ungkap Syahril.
Sementara itu, lanjutnya, sama dengan pengusung pasangan Kyai, koalisi partai pengusung Andi Aziz juga memiliki nama yang khas, yaitu “Koalisi Perubahan’ karena, sesuai dengan misi-misi perubahan yang diusung oleh Andi Azizi Amin dengan pasangannya jika terpilih, yang jelas ada dua visi, dengan bertujuan untuk melakukan reformasi birokrasi dalam tatanan yang lebih luas, pemberantasan korupsi.
“Partai pengusung Andi Azizi menamakan diri sebagai “Koalisi Perubahan” yang diartikan sesuai dengan visi dan misi perubahan yang diusung oleh Andi Azizi dan pasangannya nanti, yaitu reformasi birokrasi pada tatanan yang lebih besar dan pemberantasann korupsi,” jelasnya lagi.
Namun, tegasnya, partai pengusung ini masih melakukan komunikasi-komunikasi politik dengan beberapa partai yang belum menjatuhkan pinangannya, dan menurut Syahril Amin, koalisi sedang melakukan komunikasi untuk menilai komitmen tiga parpol lain, yakni PKS, PPP dan PAN, masih dalam tahap teknis awal, tapi kami yakin karena konsep dan tujuan politik kita sudah sepaham.
“Komunikasi dengan 3 partai lain, yaitu PKS, PPP, PAN, sedikit lagi akan berhasil, masih ada permasalahan teknis yang belum deal, tapi saya yakin karena pandangan politik kami sudah sepaham, dan insyaallah kami terima jawaban besok, untuk dua partai, dan PKS belum karena ketuanya masih di Jakarta,” yakin Syahril lagi.
Jika PKS, PPP, dan PAN positif menggabungkan diri, maka diramalkan oleh beberapa pihak, pertarungan dua pasangan calon KSB No. 1 dan 2 akan seru, karena otomatis hanya 2 pasangan yang akan berperan. (Kad)







Tetap junjung fairplay… Siapapun yang maju, majulah dengan bersih, tidak kotor, tidak curang. Dan siapapun yang menang jadilah bupati semua kelompok, bukan bupati kelompoknya saja dengan merangkul berbagai elemen. Semoga KSB terbebas dari politik balas dendam. Amin..