free image hosting
COBHotSpot
  • B E R A N D A
  • Jelang Show Raja Dangdut, KTC Disterilkan

    Posted by Redaksi on November 20 2009 Add Comments

    Taliwang, KOBAR

    Gaung si Raja Dangdut yang juga Aktor Film, H. Rhoma Irama, rupanya masih tertanam dalam benak masyarakat kita, ini dibuktikan dengan berduyun-duyunnya masyarakat di KSB dan dari luar Pulau Sumbawa, untuk menyaksikan secara langsung aksi pedangdut yang populer dengan gitar buntungnya ini.

    Mengantisipasi hal ini, Bupati KSB, KH. Zulkifli Muhadli, menyarankan agar panitia penyelenggara Show untuk bekerja ekstra keras, mengingat berbagai kemungkinan bisa saja terjadi, terutama menyangkut keamanan dan kenyamanan tamu-tamu dari daerah lain

    “Mendengar akan datangnya Rhoma Irama, masyarakat dari daerah-daerah yang jauh, seperti Lombok Timur, Alas, Utan, Lape hingga Empang, bahkan kabarnya sudah mencarter memang bus untuk menyaksikan show ini, jadi panitia harus bekerja keras, terutama keamanan dan kenyamanan tamu-tamu ini,” jelasnya.

    Makanya, lanjutnya lagi, pelaksanaan show ini harus di bawah penjagaan ketat aparat, dan mengenai hal ini saya sudah meminta kapolres untuk menyiapkan seluruh personil yang ada, bila perlu datangkan dari Sumbawa.

    “Ya, saya sudah berbicara dengan Kapolres dan dia (Kapolres-red) siap untuk menurunkan personil polres, serta puluhan personil brimob yang didatangkan dari Sumbawa, dan tentu Satpol PP juga harus disiapkan,” paparnya lagi.

    Dia juga menyarankan supaya penataan tempat parkir dan kendaraan bermotor jangan sampai memacetkan jalan-jalan utama menuju KTC, dan bila perlu sejak siang (kemarin-red) wilayah KTC sudah disterilkan.

    “Tidak boleh satu kendaraanpun yang boleh memasuki areal 40 Hektar di KTC, selain kendaraan panitia, petugas keamanan, konsumsi dan kendaraan personil Soneta Group, dan untuk tamu luar kota disiapkan tempat parkir di alun-alun kota Taliwang,” ungkap Pak Kyai lagi.

    Selain itu, masyarakat juga musti waspada, jangan sampai karena hasrat ingin menonton idolanya, lalu rumahnya ditinggal begitu saja, tanpa antisipasi pengamanan. Jangan sampai Harla KSB berkurang semaraknya disebabkan oleh rumah yang ditinggal pemiliknya disatroni maling.

    “Ketua-ketua RT saya harapkan untuk tetap stanby dan melakukan pengawasan di lingkungan masing-masing, untuk menghindari hal-hal buruk yang terjadi,” pungkasnya, kepada KOBAR kemarin. (Kad)

    Leave a Reply