Muncul Spekulasi, Mala Rahman Kembali Digandeng
Proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) semakin dekat. Ada yang bilang, dinamika percaturan politik jelang bursa calon Pilkada kali ini cenderung berjalan tidak dinamis. Baru dua kandidat yang secara nyata sudah muncul ke permukaan, namun hingga kini dua kandidat itu masih butuh waktu lama menentukan siapa pasangannya. Calon Bupati Incumbent, KH. Zulkifli Muhadli, SH. MM. No Comment disinggung tentang beberapa pertimbangan mengapa ia lama menentukan siapa calon pendampingnya. Padahal, informasi yang diterima media, Kyai Zul sudah kantongi sampai 19 nama usulan calon Cawabup dari banyak kalangan.
Taliwang, KOBAR
Bupati KH. Zulkifli Muhadli, SH.MM adalah satu figur yang sudah menyatakan kesediannya untuk kembali ikut mencalonkan diri. Kandidat ini boleh dibilang tokoh kunci dalam Pilkada kali ini. Banyak informasi yang diterima media menyebutkan, irama percaturan politik jelang Pilkada masih tergantung siapa figur yang bakal dimunculkan kandidat ini untuk mendampinginya kelak. Belum jelasnya siapa calon pendamping Kyai Zul tentu menyulitkan lawan maupun kawan politik tokoh kontroversi itu untuk bermanuver. Lawan dan kawan kyai zul seolah sama-sama menunggu moment siapa pasangan Kyai Zul. Sampai hari ini belum satupun bakal kandidat pesaing calon Bupati incumbent muncul selain Andi Azisi Amin, SE. MSc. Apalagi para kandidat Cawabup, kebanyakan justru terkonsentrasi merapat ke incumbent dan sebagian ke Andi Azisi Amin.
Meski menyatakan tidak akan ikut mendaftarkan diri menggunakan kendaraan partai, tetap saja, cukup banyak parpol yang secara nyata mau mendukung tokoh yang satu ini. Ada yang mengajukan syarat, bahkan ada yang jelas mendukung tanpa syarat sekalipun. Di media, Partai Patriot menyatakan siap mendukung Kyai Zul tanpa syarat dan tak memusingkan siapapun calon pendamping sang Kyai kelak. Di lain pihak, ada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang masih mengidolakan Kyai Zul sebagai tokoh yang bakal diusung partai itu. Hanya saja, konon, dukungan yang diberikan dengan syarat, satu kader mereka siap digandeng. Selain dua partai itu, partai lain yang sejak awal mendukung adalah Partai Demokrat (PD), tapi sayang, kini partai itu tiba-tiba berbalik arah mendukung kandidat lain.
Partai Golkar adalah partai yang juga disebut-sebut condong mengarahkan dukungan kepada calon incumbent ini. Meski tidak secara eksplisit atau resmi, ketua Golkar, H. M. Safe’I mengakui bahwa kemungkinan besar dukungan partainya akan diberikan kepada Kyai Zul. Lagi-lagi, kuat dugaan Golkar juga mengajukan kader terbaiknya untuk mendampingi sang kyai. Dari sederatan nama internal Golkar yang diusung mendampingi kyai, terdapat nama, Drs. H. Mala Rahman. Selain sebagai ketua dewan penasehat Golkar, Mala Rahman juga dihargai sebagai figur yang pertama diusul Golkar jika diminta. “Yang jelas kader Golkar yang pertama kita ajukan mungkin pak Mala Rahman. Kita tetap hormati beliau sebagai orang tua di partai ini, selain juga kader lainnya. Akan tetapi, itu semua finalnya akan diputuskan melalui musyawarah khusus DPD,” Ujar, ketua DPD Golkar yang juga ketua DPRD ini, ketika berbicara dengan media di berbagai kesempatan.
Nama Mala Rahman juga banyak disebut-sebut bakal digandeng kembali Kyai Zulkifli Muhadli, untuk duet Pilkada periode selanjutnya. Alasan ini mungkin saja masuk akal, sebab, Golkar sebagai pemenang utama pemilu legislatif lalu disebut-sebut memiliki mesin pendulang suara yang masih sangat potensial. Apalagi, Golkar memiliki hubungan khusus dengan pemerintahan era ini. Mala rahman sebagai kader Golkar pernah duduk dan menjalankan duet sebagai pasangan terpilih Wakil Bupati periode pemerintahan 2005-2009.
Sayangnya, sulit juga mengorek keterangan dari KH. Zulkifli Muhadli. KOBAR yang berusaha mengkonfirmasi langsung via selularnya, mengenai munculnya nama Mala Rahman sebagai kandidat Cawabup kuat, tak banyak mendapat jawaban. Ia hanya mengatakan, ia akan menentukan siapa pendampingnya bila waktunya tiba. Ketika didesak, apa pertimbangan dirinya sehingga masih membutuhkan waktu lama menentukan ini, padahal disebut-sebut kandidat cawabup yang diusulkan mendampinginya sampai mencapai angka 19 orang. “Jadwal pendaftaran Pilkada masih lama mas, Terima kasih,” demikian, katanya singkat. (Kar)





