Taliwang, KOBAR
Pembangunan Dermaga Labuhan Lalar mulai memasuki tahapan penting. Selain tengah melakukan pembersihan dan pembangunan infrastruktur penunjang konstruksi inti. Kini, material inti seperti tiang pancang mulai didatangkan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Paket Dermaga Labuhan Lalar, Amir, ST kepada wartawan media ini mengatakan, proses pembangunan sedang berjalan, hanya saja saat ini kontraktor masih menunggu tiang pancang datang.
“Kita harus terlebih dahulu mengerjakan pemancangan, karena itu yang sangat riskan kemudian dilanjutkan dengan item pekerjaan lain,” terangnya.
Menurut Amir yang juga Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) KSB, masyarakat tidak perlu khawatir lagi tentang perijinan. Karena yang akan dibangun di lokasi itu yakni dermaga lokal atau dermaga bongkar muat untuk barang.
“Izin itu akan dikeluarkan oleh Bupati KSB, kecuali kita membangun dermaga Ferry maka proses perijinannya dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat,” kilahnya.
Masih menurut dia, jika pelaksanaan pembangunan dermaga itu berjalan lancar, maka seluruh komoditi ekonomi yang ada di KSB, bisa dikapalkan dan dijual ke luar daerah. “Itu juga salah satu alasan kuat, kenapa dermaga itu harus tetap dibangun,” cetus Amir.
Selain itu juga, berkaitan dengan kontribusi, daerah akan lebih banyak diuntungkan dengan keberadaan dermaga itu. Karena selama ini, keberadaan pelabuhan penyebrangan Poto Tano tidak begitu besar memberikan kontribusi bagi KSB, dalam hal retribusi.
“Yang lebih berperan dengan keberadaan pelabuhan Poto Tano yakni daerah lain dan Pemerintah Pusat,” akunya.
Kemudian, terkait dengan adanya pro kontra di kalangan masyarakat, itu merupakan hal yang biasa. Dan Pemerintah sangat bersyukur dengan adanya masukan serta kritikan dari masyarakat.
“Kami sangat menghargai pendapat masyarakat, tapi yang perlu dipikirkan. Keberadaan dermaga juga sangat dibutuhkan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah ini,” lanjut Amir yang juga mantan Inisiator Adipura Kabupaten Sumbawa. (Kar)






